Isnin, 20 Disember 2010

CiNtA sEtElAh NiKaH cInTa DaMbAaN hAtI


Sungguh indah ciptaan Tuhan
Jodoh dan pertemuan ditentukan
Indah tika dua jiwa dipertemukan
Dalam redha yang diperkenankan
Pertemuan yang dinantikan
Sekian lamanya oleh dua insan


Pertemuan yang tidak dirancang
Mahupun di ada-adakan
Tidak diduga mahupun diteka-teka
Segalanya dalam pengetahuanNya
Tuhan yang Maha Esa



Bila dua jiwa ada satu rasa
Bergetar tika merasainya
Mohon padaNya agar terpelihara dari dosa
Salurkan pada yang sepatutnya
Orang tengah itu sebaiknya


Syariat dititik beratkan dan diutamakan
Tidak disampingkan mahupun disisihkan
Kerna jiwa terikat dengan peraturan Tuhan
Restu ayah bonda dalam ingatan
Segalanya mengikut kehendak Tuhan



Insya’Allah segalanya dipermudah
Allah Maha Tahu lagi Maha Bijaksana
Dengan izinNya bersatulah dua insan
Demi mencari redha Tuhan
Melayari bahtera impian
Merenangi lautan bersama insan pilihan
Bukan pilihan diri untuk insan
Tapi pilihan Tuhan untuk insan

Hasil Nukilan: Musafir Dunia, May 2008
Sumber:Link

Sabtu, 18 Disember 2010

PaBiLa IzRaIl MaMpIr


PABILA IZRAIL MAMPIR BERTANDANG
GEMURUH JANTUNG DERAS BERGONCANG
TIBA2 TERHENTI BERDETAKAN
DENYUT NADI KENCANG BERLARI
SEKILAS MEMBUNGKAM SEPI
KERINGAT DINGIN RENIK MERIMBUN DI UBUN
KEPALA
TERTEGUN PERIH KALA ATMA TERLERAI
ALAM JADI BISU SEAKAN MENGERTI
SEMUA MENDODOI LAGU SENDU
BERPAMITAN CINTA HATI,BELAHAN JIWA
BERPAMITAN KELUARGA,TEMAN TAULAN
TIADA LAGI BEKAS HARAPAN,CITA IMPIAN
SIRNA BERGUGURAN
SEKUJUR JASAD KAKU SUNYI DI PERUT BUMI


PABILA GERBANG BARZAKH LUAS MENDEPA
GEMENTAR KALBU DISAPA GANDINGAN PANGLIMA SANG RAJA
APAKAH BAKAL DISAMBUT DENGAN SENYUM
MANIS BERGULA
APAKAH DERAP LIBAS CEMETI SEDIA MENANTI
APAKAH SEJENAK BISA LENA DI PERBARINGAN
APAKAH KEKAL DIHIMPIT DI LOHONG SEMPIT
MENANTI DIGUGAH GEMPITA KE MEDAN NERACA


PABILA IZRAIL MAMPIR
SETAPAK TIADA TANGGUH,TIADA UNDUR
WAKTU USAI SUDAH TAK LAGI TERSISA....

Selasa, 14 Disember 2010

Ujian Hidup





Dari dugaan yang tak pernah padam
kau hanya mampu mengeluh dalam kerisauan
meronta dalam jeritan

tekanan
bagai hilang punca, tiada daya kuasa
mengubah, walau kau telah berusaha
hingga patah hati dan putus asa.


Meski keperitan, kepahitan yang kau telan
namun segalanya tersembunyi hikmah
pasti ada penawar dipenghujungnya
kehendak Allah jua yang memilikinya
rintihan doa sebagai pohon pengharapan
pembuka kunci gerbang kesejahteraan.


Kuatkan jiwamu
gagahkan langkahmu
kembalilah pada fitrah insani
kelak kau akan mengerti
bahawa Allah itu tidak pernah jauh
Maha mengasihi walau kau sudah lama menjauh.




Nukilan Putra Rman
15 Ogos 2010


Pautan lanjut di Link

Untukmu Rasulullah

Sayu hatiku mengungkap rindu,
Kepada insan kekasihku,
Teringinku mendakap wajahmu,
Wajah yang bercahaya,
Mengalahkan sang suria.


Ya Rasulullah,
Cair qalbuku,
Sebak qalbuku,
Melihat dirimu,
Sinar akhlakmu,
Indah peribadimu,
Kata-katamu,
Indah menusuk qalbuku...


Ya Mustofa,
Resah hatiku,
Pilu hatiku,
Melihat dirimu,
Disisih ummatmu,
Tidak pernah mereka sedar,
Pahit, pedih yang kau hadapi,
Tika Jibrail datang bertemu,
Membawa wahyu dari Ilahi,
Pasti basah peluh di dahi,
Menahan beratnya amanah ini...


Ya Rasulullah,
Cintanya dirimu kepada ummatmu,
Saat Izrail menarik nyawamu,
Menahan pedih nyawa ditarik,
Tika nyawa dihujung kerongkongmu,
Kalimah 'UMMATI!' terpatri dibibirmu,
Tanda kasih pada ummatmu...


Berakhirlah hidup seorang insan,
Berakhirlah ujian,
Berakhirlah keperitan,
Tubuh muliamu terbujur kaku,
Terkulai layu di pangkuan isterimu yang dicintai,
Tangisan sahabat mula bergema,
Merantapi pemergianmu,
Susah untuk menerima,
Pemergian seorang insan,
Insan bernama Muhammad,
Telah pergi buat selamanya,
Bergembiralah engkau Ya Rasulullah,
Bertemu habib yang kau cintai,
Bergembiralah engkau Ya Muallim,
Berumahkan istana di taman syurga...


Ya Rasulullah,
Tidak tahan hati ini,
Rinduku padamu kini menguasai,
Butir mutiara membasahi pipi,
Hatiku meronta ke sana sini,
Sudah letih ku menunggu lagi,
Meraut ketenangan diwajahmu...


Ya Habibi,
Syafaatkanlah diri ini,
Agar tenang bersemadi di sini,
Moga bertemu di taman Ilahi,
Di taman Syurga Firdausi...



SUMBER:Link
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...